Powered by : Abdillah

Tips Memilih Inverter DC ke AC

Berikut ini beberapa tips ketika memilih/membeli Power Inverter yang tepat sesuai kebutuhan..:

1. Komponen
Tanyakan kepada penjual apakah komponen power inverter menggunakan IC saja atau trafo+IC?
Inverter yang menggunakan Komponen Trafo+IC memiliki ketahanan panas yang baik sehingga tidak mudah rusak dan biasanya umur alat bisa mencapai 10 tahun lebih bila dioperasikan dengan beban yang tepat. Sedangkan Inverter yang menggunakan komponen IC saja walau relatif murah umumnya perangkat inverter jenis ini mudah rusak, terutama pada beban yang menarik arus besar saat start-up serta tidak tahan terhadap hubung singkat/korslet pada outputnya..

2. Efisiensi Daya yang keluar
Seperti halnya genset maka Power Inverter memiliki efisiensi/kemurnian daya output yang dihasilkan. Contoh power inverter yang memiliki efisiensi 90% dengan type 1000watt, maka daya yang bisa dihasilkan adalah 900watt, dan jika inverter yang memiliki efisiensi hanya 40% maka hanya bisa dipakai 400watt saja.

3. Frequency
Frequency jaringan listrik yang cocok untuk dipakai di indonesia adalah yang memiliki frequency 50 Hz karena ada power inverter yang memiliki frequency 100 Hz sehingga tidak bisa dipakai untuk peralatan listrik di indonesia

4. Gelombang (Sine Wave) Ada 3 tipe gelombang sinus yang dihasilkan power inverter:

Gelombang Square/kotak, dapat merusak peralatan listrik yang tidak tahan terhadap induksi balik dari inverter dan tidak cocok dipakai untuk peralatan elektronika karena menghasilkan cacat distrosi yang besar.
Gelombang modified sine wave, baik untuk peralatan listrik/elektronik dan banyak digunakan karena relatif lebih murah dari gelombang sinus murni (Pure Sine Wave),.. namun tidak cocok untuk komponen induksi seperti motor/dinamo atau transformer.
Gelombang sinus murni atau pure sine wave, menghasilkan output terbaik setara jaringan listrik PLN, namun memiliki harga yang relatif mahal.
5. Kualitas komponen alat listrik
Yang terpenting adalah kualitas komponen alat listriknya. Pastikan beli yang mudah dicari komponen cadangannya.

6. Harga
Harga inverter ditentukan dari kualitas komponen. Ada harga ada kualitas.

7. Garansi Service
Seluruh alat listrik berkualitas bergaransi service setidaknya 1 tahun, makin lama Garansi makin baik. Garansi (Purna Jual) service membuktikan penjual bertanggung jawab atas produk yang dijual.

8. Komponen didalamnya
Ada beberapa merk inverter yang tipe komponen (Parts Number) dihapus oleh pabriknya sehingga akan menyulitkan ketika diservice bilamana terjadi kerusakan. Pilihlah penjual yang terpercaya.

9. Layanan purna jual
Layanan purna jual bukan sekedar garansi service tetapi lebih kepada konsultasi setelah terjadi penjualan,.. Penjual yang baik tidak sekedar menjual tetapi lebih kepada penyampaian fakta.

10. Berpengalaman dibidangnya


Share:

Inverter Untuk Beban Motorik

Test Beban Output Maximum

Total Pageviews

Banyak Dibaca Minggu Ini

Arsip Blog