Powered by : Abdillah

Fungsi Battery Charge Controller Panel Surya

Battery charge controller juga sering disebut solar charge controller. Berikut Fungsi Solar Charge Controller
Beberapa fungsi dari solar charge controller adalah 
a).Mengatur arus untuk pengisian ke baterai, menghindari overcharging dan overvoltage, 
b).Mengartur arus yang dibebaskan/diambil dari baterai agar baterai tidak full discharge, dan overloading dan 
c).Monitoring temperatur baterai.

Tips Membeli Solar Charge Controller
Untuk membeli solar charge controller yang harus diperhatikan adalah 
a).Tegangan 12/24 Volt DC, 
b).Kemampuan menghantarkan arus (dalam arus searah) dari solar charge controller. Misalnya 5 Ampere, 10 Ampere, dsb dan 
c).Full charge (pengisian baterai sampai baterai benar-benar penuh) dan low voltage cut (penghentian pensuplaian listrik ke beban karena baterai berada pada tegangan terendah).

Seperti yang telah disebutkan diatas solar charge controller yang baik biasanya mempunyai kemampuan mendeteksi kapasitas baterai. Bila baterai sudah penuh terisi maka secara otomatis pengisian arus dari panel surya berhenti. Cara deteksi adalah melalui monitor level tegangan tertentu, kemudian apabila level tegangan turun maka baterai akan diisi kembali.
Solar Charge Controller biasanya terdiri dari : 1 input (2 terminal) yang terhubung dengan output panel sel surya, 1 output (2 terminal) yang terhubung dengan baterai/aki dan 1 output (2 terminal yang terhubung dengan beban). Arus listrik DC yang berasal dari baterai tidak mungkin masuk ke panel sel surya karena biasanya ada ‘diode protection’ yang hanya dilewati arus listrik DC dari panel sel surya ke baterai, bukan sebaliknya
Share:

Inverter Untuk Beban Motorik

Test Beban Output Maximum

Total Pageviews

Banyak Dibaca Minggu Ini

Arsip Blog